Senin, 07 Januari 2013

HADIST (ETOS KERJA)


ETOS KERJA

A.    Berusahalah Jangan Meminta-Minta
  1. Hadist dan Terjemahan
artinya:
Dari Hakim bin Hazim berkata, “Nabi SAW. Bersabda, “Tangan yang diatas lebih baik dari tangan yang dibawah, dan dahulukan keluargamu (orang-orang yang wajib kamu beri belanja), dan sebaik-baiknya sedekah itu dari kekayaan (yang berlebihan), dan siapa yang menjaga kehormatan diri (tidak meminta-minta), maka allah akan mencukupinya, demikian pula siapa yang beriman merasa sudah cukup, maka allah akan membantu memberinya kekeyaan”.

  1. Tinjauan Bahasa
Mulailah, dahulukanlah                  :                   وابدأ
Keluarga yang ditanggung              :                   تعول
Menjaga kehormatan                      :                يستعفف

  1. Penjelasan Hadist
Islam sangat mencela orang yang mampu untuk berusaha dan memiliki badan yang sehat, tetapi tidak mau berusaha, melainkan hanya menggantungkan hidupnya pada orang lain. Misalnya, dengan cara meminta-minta. Keadaan seperti itu sangat tidak sesuai dengan sifat umat islam yang mulia dan memiliki kekuatan, sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya:

Sabtu, 12 Mei 2012

MULTI LEVEL MARKETING (PENJUALAN BERTINGKAT)


A.    Pengertian
Multi Level Marketing berasal dari bahasa Inggris, dimana multi berarti banyak, level berarti tingkat, sedangkan marketing berarti pemasaran. Jadi Multi Level Marketing adalah pemasaran yang berjenjang banyak. Konsep pemasaran Multi Level Marketing yang sering juga disebut network marketing (pemasaran dengan sistem jaringan) pertama kali digunakan dan diterapkan oleh sebuah perusahaan di Amerika pada tahun 1939, nutrulie. Kemudian berkembanglah sistem pemasaraan ini ke seantero dunia.[1]
Multi Level Marketing (MLM) adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Sistem penjualan ini menggunakan beberapa level (tingkatan) di dalam pemasaran barang dagangannya.

Selasa, 17 April 2012

SEBAB-SEBAB KEPEMILIKAN HARTA TAM DAN NAQISH


A.    Pengertian
Kata kepemilikan berasal dari bahasa Arab al-milk yang artinya penguasaan terhadap sesuatu. Al-milk juga berarti sesuatu yang dimiliki. Kepemilikan juga berasal dari akar kata "malaka" yang artinya memiliki.
Dalam bahasa Arab "milk" berarti kepenguasaan orang terhadap sesuatu (barang atau harta) dan barang tersebut dalam genggamannya baik secara riil maupun secara hukum. Dengan kata lain, milik adalah penguasaan terhadap benda yang memungkinkan pemilik melakukan tindakan hukum terhadap benda tersebut, kecuali ada larangan syara’.