Rabu, 21 Maret 2012 20:07 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) secara tegas menolak rencana kenaikan harga BBM. Hal tersebut sama dengan langkah lanjutan meliberalisasi sektor hilir minyak dan gas (migas) Indonesia. Sebab, pemerintah telah sukses meliberalisasi migas di sektor hulu.